Beberapa tahun terakhir, media sosial berkembang sangat pesat. Hampir setiap bisnis memiliki akun Instagram, TikTok, Facebook, atau media sosial lainnya untuk mempromosikan produk dan layanannya.
Melihat kondisi tersebut, muncul pertanyaan yang cukup sering disampaikan oleh peserta workshop WordPress.
“Kalau sudah ada Instagram, apakah masih perlu belajar membuat website?”
Jawabannya adalah masih sangat relevan.
Bukan karena website akan menggantikan media sosial, tetapi karena keduanya memiliki fungsi yang berbeda dan saling melengkapi.
Salah satu contoh yang menarik adalah Ivory Studio, brand fashion asal Yogyakarta. Mereka aktif membangun audiens melalui Instagram, sekaligus memiliki website resmi berbasis WordPress sebagai pusat informasi bisnisnya.

Instagram untuk Mempromosikan Bisnis
Saat membuka Instagram Ivory Studio, pengunjung akan menemukan berbagai konten yang menarik. Mulai dari foto koleksi terbaru, video singkat, inspirasi berpakaian, hingga informasi promo. Konten seperti ini sangat efektif untuk menarik perhatian calon pelanggan.
Media sosial memang dirancang untuk membantu sebuah bisnis menjangkau lebih banyak orang. Karena itulah Instagram menjadi salah satu kanal promosi yang sangat penting. Namun, promosi hanyalah langkah awal.
Setelah Tertarik, Pelanggan Membutuhkan Informasi yang Lebih Lengkap
Bayangkan Anda melihat sebuah busana yang menarik di Instagram.
Kemungkinan besar pertanyaan berikutnya adalah:
- Berapa harganya?
- Apakah tersedia ukuran saya?
- Bagaimana detail bahannya?
- Bagaimana cara pemesanannya?
- Di mana lokasi tokonya?
- Apakah brand ini terpercaya?
Semua informasi tersebut tentu kurang nyaman jika harus dijelaskan satu per satu melalui kolom komentar atau pesan pribadi.
Di sinilah website mengambil peran.
Saat ini profil Instagram ivory.studio manautkan link menuju kontak WhatsApp dan website resmi menggunakan layanan Linktree.

Website Menjadi Pusat Informasi Bisnis
Website memungkinkan sebuah bisnis menyajikan informasi secara lengkap dan terstruktur.
Misalnya:
- Profil perusahaan.
- Katalog produk.
- Detail spesifikasi produk.
- Informasi layanan.
- Kontak dan alamat.
- Artikel atau berita terbaru.
- Pertanyaan yang sering diajukan (FAQ).
- Toko online atau formulir pemesanan.
Calon pelanggan dapat menemukan informasi yang mereka butuhkan kapan saja tanpa harus menunggu balasan admin.
Inilah alasan mengapa banyak perusahaan tetap berinvestasi membangun website, meskipun akun media sosial mereka sudah memiliki banyak pengikut.

Belajar dari Ivory Studio
Ivory Studio tidak hanya mengandalkan Instagram.
Instagram mereka berfungsi sebagai media promosi untuk menjangkau calon pelanggan baru.
Sementara itu, website resminya menjadi tempat pelanggan memperoleh informasi yang lebih lengkap mengenai produk, layanan, dan brand mereka.
Strategi seperti ini menunjukkan bahwa media sosial dan website memiliki tugas yang berbeda.
Instagram mengundang orang datang. Website membantu mereka mengenal bisnis lebih dalam.
Keduanya bekerja bersama untuk memberikan pengalaman yang lebih baik kepada pelanggan.
Mengapa Memilih WordPress?
Website resmi Ivory Studio dibangun menggunakan WordPress. Ini menjadi contoh bahwa WordPress bukan hanya digunakan untuk blog pribadi, tetapi juga mampu mendukung kebutuhan bisnis yang profesional.
Dengan WordPress, pemilik usaha dapat memperbarui isi website secara mandiri, seperti:
- Menambahkan halaman baru.
- Mengunggah produk.
- Menulis artikel.
- Menghubungkan website dengan WhatsApp.
- Menambahkan toko online menggunakan WooCommerce.
- Mengoptimalkan website agar lebih mudah ditemukan melalui Google.
Semua itu dapat dilakukan tanpa harus membangun website dari nol setiap kali ada perubahan.
Website Adalah Aset Digital
Media sosial adalah platform yang sangat baik untuk membangun jangkauan. Namun ada aturan, algoritma, dan fitur di media sosial dapat berubah sewaktu-waktu.
Website sangat berbeda. Website adalah aset digital yang Anda miliki sendiri.
Anda bebas menentukan isi, tampilan, struktur informasi, hingga pengalaman yang ingin diberikan kepada pengunjung.
Karena itu, website menjadi fondasi yang kuat untuk membangun kehadiran digital dalam jangka panjang.
Kesimpulan
Di era pesatnya perkembangan media sosial, belajar membuat website bukanlah keterampilan yang sudah ketinggal jauh. Justru semakin penting.
Media sosial membantu orang menemukan bisnis Anda. Website membantu mereka memahami bisnis Anda.
Media sosial membangun perhatian. Website membangun kepercayaan.
Media sosial mengundang pengunjung. Website menyediakan informasi yang lengkap sehingga calon pelanggan lebih yakin untuk mengambil keputusan.
Jadi, jika Anda sedang belajar WordPress, jangan berpikir bahwa website akan menggantikan Instagram. Justru gunakanlah keduanya secara bersamaan.
Instagram untuk mempromosikan bisnis. Website untuk memberikan informasi bisnis yang lengkap.
Ketika keduanya saling mendukung, bisnis akan memiliki fondasi digital yang lebih kuat dan siap berkembang di masa depan.
P.S.:
Tulisan ini bukan iklan untuk Ivory Studio. Saya hanya menjadikan website mereka sebagai contoh nyata bagaimana sebuah organisasi bisnis memanfaatkan WordPress untuk membangun website sebagai pusat informasi resmi, sementara media sosial berperan sebagai sarana promosi dan komunikasi.